1

Banyak Caleg di Kupang Mulai Stres

- Banyak calon anggota DPR dan DPRD di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mulai stres setelah mengetahui tidak terpilih dalam pemilu legislatif. Padahal, puluhan bahkan ratusan juta rupiah sudah dikeluarkan untuk kegiatan sosialisasi maupun pengadaan atribut pada masa .

Seorang caleg yang mengaku telah menggadaikan rumah pribadinya mengancam akan mendatangi tim suksesnya untuk meminta kembali sejumlah uang yang telah diberikan.

"Saya sudah habis-habisan. Bahkan tanah dan rumah saya gadaikan. Tapi perolehan suara saya tidak cukup satu kursi," kata seorang caleg yang minta namanya tidak ditulis di Kupang, Minggu (12/4/2009).
Caleg DPRD Kota Kupang lainnya yang menetap di Kelurahan Oebobo, justru memilih untuk menutup sumur pribadi di pekarangan rumahnya dan melanggar warga sekitar untuk tidak mengambil air.
"Saya berbaik hati dengan mereka (tetangga), tapi mereka tidak memilih saya. Lebih baik saya menutup sumur agar mereka bisa merasakan sulitnya mencari air bersih di Kota Kupang," katanya.
Ada juga caleg yang mulai menyendiri dan berjalan keliling kota Kupang, menggunakan celana pendek, sambil berbicara sendiri. Perilaku aneh para caleg, mendapat perhatian dari Ketua KPUD Kota Kupang, Danie Bangu Ratu.
"Semua data yang beredar di tangan caleg bersifat sementara dan bukan dikeluarkan oleh KPUD selaku penyelenggara pemilu. Sebaiknya, para caleg lebih tenang dan menunggu hasil pleno KPUD," kata Daniel.
Menurutnya, kemungkinan bilangan pembagi untuk mendapatkan kursi dewan akan turun, karena banyak warga yang tidak menggunakan hak pilihnya. Manajemen RSUD Kupang, telah menyiapkan sejumlah ruangan untuk menampung caleg yang kemungkinan mengalami gangguan jiwa akibat tidak terpilih dalam pemilu lalu. Sedikitnya tujuh ruangan khusus telah disiapkan sejak akhir Maret lalu.(ram) (mbs)

Sumber : Okezone (12/04/09)



Artikel terkait :


1 komentar:

Anonim mengatakan...

leBih baIk tuCh Caleg di beRi peGangan aGama biaR 'gak stResszzz..
ya g bRo??!!

Poskan Komentar