Tampilkan posting dengan label hanura. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label hanura. Tampilkan semua posting
0

Caleg Hanura di Kudus Segel Pasar Tradisional

- Seorang calon anggota legislatif (caleg) di Kudus, Jawa Tengah, menyegel pasar tradisional karena hanya memperoleh sedikit suara di tempat pemungutan suara (TPS) dekat pasar tersebut. Akibatnya, hampir seminggu ini para pedagang pasar tradisional Brak Nojorono, Mejobo, Kudus, tidak dapat berjualan di kios mereka.

Pasar tradisional itu berdiri di atas lahan milik caleg Partai Hanura Sardiyanto. Sardiyanto kecewa karena perolehan suara dalam pemilu jauh dari yang diharapkannya. Sardiyanto yang berada di Daerah Pemilihan II Kudus hanya memperoleh 50 persen dari 700 pemilih yang tercantum dalam daftar pemilih tetap.

Di TPS yang berlokasi di Pasar Nojorono Sardiyanto bahkan hanya mendapatkan delapan suara. Akibat penyegelan ini sekitar 20 pedagang merugi karena tidak dapat berjualan.(DOR)



0

Syok Tak Lolos Caleg DPRD Bali Meninggal !

- Berita duka datang dari Bali, Putu Lilik Heliawati seorang caleg DPRD asal partai Hanura tewas setelah mendengar bahwa dia gagal maju menjadi caleg DPRD. Putu Lilik Heliawati adalah caleg nomor urut 3 dapil Busungbiu untuk DPRD Buleleng. Berikut ini beritanya :

Logo Partai Hanura
Pemilu legislatif 2009 di Bali diwarnai duka. Seorang caleg Hanura, Putu Lilik Heliawati (42), Buleleng, Bali, meninggal dunia. Korban diduga menghembuskan nafas terakhir karena tidak meraih kursi pada pemilu legislatif 9 April 2009.

Korban yang duduk sebagai caleg nomor urut 3 dapil Busungbiu untuk DPRD Buleleng itu meninggal pukul 22.00 wita, Kamis (9/4/2009). Ia juga menjabat sebagai sekretaris PAC Hanura di Busungbiu, Buleleng.

Kabar meninggalnya Putu Lilik Heliawati sangat mengejutkan. Pasalnya, siang hari saat penyontrengan, Putu Lilik Heliawati sempat memantau beberapa TPS serta berdiskusi dengan teman-temannya sesama caleg. Bahkan, ia sempat berdiskusi dengan Ketua DPD Hanura Bali Gede Ngurah Wididana.

Namun petaka terjadi pada malam hari saat Putu Lilik Heliawati menerima telepon dari salah seorang tim sukses partai Hanura yang melaporkan perolehan suara yang diraihnya. Tak lama setelah menerima telepon, Putu Lilik Heliawati tiba-tiba terkuali lemas.

Kerabatnya segera melarikan korban ke RSUD Singaraja. Namun nyawanya tak tertolong karena korban meninggal pukul 23.00 wita di rumah sakit.

"Mungkin saja ia lemas karena kecapekan. Ia sejak kampanye sangat aktif keliling. Korban saat muda memiliki riwayat sering pingsan," kata Ketua DPD Hanura Bali Gede Ngurah Wididana.

Hasil pemeriksaa dokter disebutkan, Putu Lilik Heliawati mengalami hipertensi. Rencananya korban akan dimakamkan Jumat (10/4/2009) sore nanti.

Sumber : Yahoo news