2

Kampanye Damai PKS di Manado Ricuh

- Kampanye Damai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung di Manado, Sulawesi Utara pada Kamis (26/3/2009) berakhir ricuh. Namun mengenai penyebab pemicu kericuhan yang berbuntut perkelahian itu masih terjadi simpang siur. Baik penyebabnya maupun siapa yang berkelahi masih belum jelas.
Kampanye Damai PKS di Manado Ricuh
Beberapa media terkemuka (VIVAnews & Okezone) menyebutkan bahwa kericuhan itu bermula saat salah satu calon legislatif memberikan orasi. Pembawa acara kampanye itu, Hasan, kemudian memanggil nama caleg itu tanpa embel-embel 'bapak.' Satuan tugas PKS yang mendengar hal itu langsung menganiaya Hasan. Akibatnya, perkelahian pun tak bisa dielakkan.

Sedangkan sumber lainnya (Metrotvnews) mengatakan bahwa kericuhan ini melibatkan antara satgas PKS dan pendukung keluarga caleg PKS yang baru saja selesai berorasi. Tanpa sebab yang jelas, adik sang caleg tersebut menendang seorang satgas yang tengah berjaga. Sehingga, belasan pendukung caleg PKS lainnya yang melihat situasi tersebut, ikut bereaksi mengeroyok satgas tersebut. Kericuhan berhasil diredakan setelah polisi turun tangan mengamankan satgas naas itu.

Metrotvnews.com, Manado: Kericuhan masih terus mewarnai kampanye terbuka di sejumlah daerah. Kali ini, terjadi dalam kampanye Partai Keadilan Sejahtera di Manado, Sulawesi Utara. Kericuhan ini melibatkan antara satgas PKS dan pendukung keluarga caleg PKS yang baru saja selesai berorasi.

Tanpa sebab yang jelas, adik sang caleg tersebut menendang seorang satgas yang tengah berjaga. Sehingga, belasan pendukung caleg PKS lainnya yang melihat situasi tersebut, ikut bereaksi mengeroyok satgas tersebut. Kericuhan berhasil diredakan setelah polisi turun tangan mengamankan satgas naas itu.(FHD)


VIVAnews & Okezone - Kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di lapangan Ketang Baru, Manado, Sulawesi Utara berujung kericuhan. Perkelahian sesama simpatisan pun tak terelakkan.

Kericuhan ini bermula saat salah satu calon legislatif memberikan orasi. Pembawa acara kampanye itu, Hasan, kemudian memanggil nama caleg itu tanpa embel-embel 'bapak.'

Satuan tugas PKS yang mendengar hal itu langsung menganiaya Hasan. Akibatnya, perkelahian pun tak bisa dielakkan.

Korban Hasan itu pun diamankan polisi. Pasalnya, puluhan satgas PKS dan ratusan massa PKS lainnya mengejar dia. Aparat dari Poltabes Manado sempat kewalahan saat meredam emosi massa PKS yang terus mengejar korban.

Namun akhirnya korban, berhasil diamankan oleh satuan polisi dan langsung dibawa ke Mapoltabes Manado. Meski demikian, kampanye kemudian dilanjutkan dengan penjagaan lebih ketat.





Artikel terkait :


2 komentar:

ANDRI mengatakan...

Bikin malu...................

Free Download Ebook mengatakan...

ha...ha..ha...
Bisa-bisa nya mi itu baku hantam di'...

Poskan Komentar