76

Koleksi Foto Manohara Odelia Pinot

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

Koleksi Foto Manohara Odelia PinotManohara Odelia Pinot (Klik Untuk Memperbesar)

1

Ibunda Mano Bantah Jual Anak Demi Harta

Kesediaan Daisy Fajarina menikahkan putrinya, Manohara Odelia Pinot, dengan anak Raja Kelantan, Malaysia, beraroma materialistik. Akan tetapi Daisy Fajarina membantah keras tuduhan itu.
"Perlu saya tambahkan bahwa dengan mengawinkan anak saya pada Tengku Muhammad Fakhr keadaan kami sama, Alhamdulillah, kami masih tinggal di kontrakan, dan mobil pun kredit," kata Daisy Fajarina saat jumpa pers di Warung Ampera, Jl Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009).
Dikatakan Daisy Fajarina, dia bersama dua orang putrinya, termasuk Mano, panggilan akrab Manohara Odelia Pinot sudah 2,5 tahun ini menetap di Jakarta. Sebelumnya dia tinggal bersama suaminya, Reiner, di Cote d'Azur, Prancis. Namun, akibat sang suami terkena kasus, pasangan itu memilih untuk berpisah secara baik-baik.
"Kalau memang tuduhan mereka benar, bahwa saya menjual anak, pastinya saya sudah mempunyai tempat tinggal sendiri, dan saya bersedia memberikan bank statement saya," jelas perempuan yang didampingi putri pertamanya, Dewi Pinot, itu.
Menurut Daisy Fajarina tuduhan kepadanya itu pertama-tama datang dari Istana Kelantan sendiri. Hal itu terjadi pada saat Manohara Odelia Pinot, kabur ke Indonesia akhir tahun lalu. Daisy Fajarina disebut membawa pulang anaknya itu karena mengingingkan uang sebesar RM 600 ribu.
"Tapi akhirnya mereka mengakui bahwa pernyataan itu tidak benar," jelas perempuan berjilbab ini.
Dubes Malaysia, lanjut Daisy Fajarina juga pernah mengatakan dirinya melakukan pemerasan.
"Lagi-lagi mereka memfitnah saya. Mengapa untuk merampas hak saya sebagai Ibu, memisahkan saya dari anak saya, mereka memilih hal ini kepada saya. Mereka sanggup melakukan fitnah sampai sejauh itu," terangnya sambil menitikkan air mata.
Daisy Fajarina mengatakan, tuduhan gila harta yang menimpanya juga dialamatkan oleh pihak-pihak Indonesia. Setiap pejabat Indonesia yang dia temui selalu menanyakan dia mendapat uang berapa dari hasil mengawinkan anaknya dengan putra raja Kelantan pada 26 Agustus 2008 itu.

Daisy Fajarina bahkan mengaku dipersalahkan karena menikahkan anak gadisnya yang sebelum menikah menjadi model tersebut. Ceritanya, pada 22 Maret 2009, dia menemui seorang pejabat di lingkungan Deplu.
"Saya tunjukkan krologisnya, dia marah kepada saya. Katanya, 'mengapa menyerahkan anak ibu kepada orang Malaysia itu? Saya sekarang mengerti Pak Dai (Dai Bachtiar, Dubes Indonesia untuk Malaysia) tidak mau membantu ibu, karena ibu memperlakukan anak seperti itu,'" kata Daisy menirukan ucapan pejabat itu.

3

Manohara Dipisahkan dari Ibunya Usai Umroh

Hingga Kini Daisy Fajarina, ibunda model Manohara Odelia Pinot, belum bertemu lagi dengan anaknya sejak melangsungkan ibadah umroh pada Februari 2009 lalu. Daisy bahkan terakhir berkomunikasi dengan putrinya pada 19 Maret 2009 lalu.
"Tanggal 19 Maret Manohara Odelia Pinot nelepon sambil nangis ke saya, itu terakhir kali dia berbicara dengan saya," ujar Daisy Fajarina saat ditemui di restoran Ampera, Jl KH Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009).
Setelah pengakuan Manohara Odelia Pinot pada Daisy Fajarina soal kegadisannya yang direbut oleh Tengku Muhammad Fakhry pada awal 2007 lalu, pangeran Kerajaan Kelantan Malaysia itu mengaku siap bertanggung jawab. Mereka lalu menikah pada 26 Agustus 2008 lalu saat usia Manohara Odelia Pinot belum genap 17 tahun.

Daisy Fajarina pada awalnya mengaku bahagia melihat anaknya dinikahi pria kaya dan terhormat di Malaysia. Tapi ternyata bersuamikan pangeran kaya dan tinggal di istana megah tidak membuat Manohara Odelia Pinot bahagia.

Saat Manohara Odelia Pinot sakit, ia dilarikan ke sebuah rumah sakit di Singapura. Manohara Odelia Pinot pun memanfaatkan momen itu untuk melarikan diri ke Indonesia. Saat di Indonesia itu lah Manohara Odelia Pinot bercerita banyak soal penderitaannya kepada sang ibu dan kakaknya, Dewi Pinot.

Puncak kegusaran Daisy Fajarina ialah seusai dirinya, Manohara Odelia Pinot dan Dewi Pinot diajak umroh oleh keluarga Tengku Muhammad Fakhry pada Februari 2009 lalu. Saat itu Daisy Fajarina mengaku menyambut baik tawaran keluarga Tengku umroh untuk memperbaiki silaturahmi yang sempat renggang. Keluarga kerajaan mengajak Daisy Fajarina sekelurga umroh juga untuk bisa membawa kembali Manohara Odelia Pinot ke Malaysia.

Setelah usai menjalankan ibadah umroh bukannya ketenangan yang didapat Daisy Fajarina, anaknya malah dibawa kabur Tengku Muhammad Fakhr dengan menggunakan pesawat jet pribadi.
"Pas tanggal 9 maret 2009, Manohara Odelia Pinot bareng sama Tengku Muhammad Fakhr, naik mobil di depan, beda mobil dengan saya. Saat tiba di bandara kita bukan menuju ke terminal biasa, tapi ke terminal pribadi. Pas Manohara Odelia Pinot naik pesawat, saya juga mau naik tangga, tapi pintu pesawatnya sudah ditutup," urainya.
Kini Daisy Fajarina berharap banyak kepada Pemerintah Indonesia untuk bisa memulangkan putrinya secepat mungkin.

33

Dada Model Indonesia Disilet-silet Pangeran Malaysia

Manohara Odelia Pinot, seorang model blasteran Indonesia-Prancis, harus mengalami tragedi pahit dalam hidupnya. Selain diduga disekap oleh suaminya, Tengku Muhammad Fakhry, putra dari Raja Kelantan Malaysia, diduga dada Manohara juga disilet-silet.

Hal memilukan itu diungkapkan oleh ibunda Manohara Odelia Pinot, Daisy Fajarina.
"Anak saya disiksa, di bagian dadanya disilet-silet. Itu yang ngomong dari pihak dalam istana yang punya hati nurani dan nggak tega melihat penderitaan anak saya," jelas Daisy Fajarina saat ditemui di restoran Ampera, Jl KH Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009) petang.
Daisy mengaku memiliki bukti atas penyiksaan yang diterima oleh putrinya itu. "
Saya juga ada bukti rekaman," imbuh Daisy Fajarina.
Pernikahan Manohara Odelia Pinot dengan Tengku Muhammad Fakhry sebenarnya dikarenakan oleh sebuah 'kecelakaan'. Manohara Odelia Pinot pada awal 2007 mengaku kepada ibunya kalau kegadisannya telah direbut oleh Tengku Muhammad Fakhry . Mendengar pengakuan putrinya itu, Daisy Fajarina mengaku kaget setengah mati.
"Saya merasa kecurian dan tertipu, setiap saya menjabat tangan Tengku dia bersumpah pada saya tidak akan melakukan hal-hal yg maksiat," tutur Daisy Fajarina berlinang air mata.

2

Hotel Bangkrut Akibat Pemilik Kalah Pemilu

- Puluhan karyawan hotel Anggrek Delia, Makassar mendatangi rumah pemilik perusahaan lantaran gaji mereka belum dibayar. Karyawan menduga gaji mereka digunakan untuk kepentingan kampanye pemilik hotel.




0

Ingkar Janji, Caleg Demokrat Diserbu Warga

- Di Brebes, Jawa Tengah, Selasa (14/4), seratusan warga mendatangi rumah Torikin, calon anggota legislatif dari Partai Demokrat untuk DPRD Brebes. Mereka meminta uang politik yang dijanjikan.

Massa datang mengunakan aneka kendaraan termasuk truk yang mengangkut warga dari luar desa. Awalnya massa berkumpul tertib di depan rumah Torikin. Menunggu hingga satu jam dan Torikin tak muncul, massa mulai berteriak-teriak.

Salah seorang koordinator massa yang pernah dimintai jasa oleh Torikin, Aris mengatakan menjelang masa tenang dirinya diminta mencari massa untuk mencontreng Torikin. Imbalannya uang antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per orang.

Janji tinggal janji. Sepekan pasca pemilihan umum, uang tersebut tak kunjung dibayarkan. Padahal perolehan suara caleg Partai Demokrat tersebut unggul.(RAS)



0

Caleg PKPI Pontianak Tewas Karena Kelelahan

- Diduga kelelahan mengikuti proses penghitungan suara calon legislatif (caleg) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Lazurdi meninggal. Caleg DPRD Kota Pontianak, Kalimantan Barat, tersebut menghebuskan nafas terakir setelah mengikuti proses penghitungan suara di Kecamatan Pontianak Selatan.

Satu jam sebelum meninggal Lazurdi sempat dibawa ke Rumah Sakit Santo Antonius Pontianak. Tapi nyawanya tidak tertolong juga. Pihak keluarga menolak sinyalemen Lazurdi meninggal karena beban pikiran lantaran perolehan suaranya yang rendah.(DOR)