Tampilkan postingan dengan label caleg. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label caleg. Tampilkan semua postingan
0

Ingkar Janji, Caleg Demokrat Diserbu Warga

- Di Brebes, Jawa Tengah, Selasa (14/4), seratusan warga mendatangi rumah Torikin, calon anggota legislatif dari Partai Demokrat untuk DPRD Brebes. Mereka meminta uang politik yang dijanjikan.

Massa datang mengunakan aneka kendaraan termasuk truk yang mengangkut warga dari luar desa. Awalnya massa berkumpul tertib di depan rumah Torikin. Menunggu hingga satu jam dan Torikin tak muncul, massa mulai berteriak-teriak.

Salah seorang koordinator massa yang pernah dimintai jasa oleh Torikin, Aris mengatakan menjelang masa tenang dirinya diminta mencari massa untuk mencontreng Torikin. Imbalannya uang antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu per orang.

Janji tinggal janji. Sepekan pasca pemilihan umum, uang tersebut tak kunjung dibayarkan. Padahal perolehan suara caleg Partai Demokrat tersebut unggul.(RAS)



0

Caleg PAN Diadukan Rekannya Sesama Caleg

- Calon anggota legislatif DPRD Kota Makassar, Sulawesi Selatan dari Partai Amanat Nasional diadukan rekannya sesama caleg PAN karena diduga melakukan praktik politik uang. Pelapor, Gazali Abdul Rahman, menyebutkan rekannya, Hamzah Hamid membagikan kartu nama dan uang Rp 20 ribu semalam sebelum pencontrengan.

Gazali membawa uang dan kartu nama kepada Panitia Pengawas Pemilu Kota Makassar sebagai barang bukti. Saat dihubungi melalui telepon, Hamzah membantah dirinya melakukan politik uang. Ia menuding Gazali hanya melampiaskan emosinya lantaran di daerah pilihan Kecamatan Pannakukang dan Manggala dirinyalah meraih suara terbanyak.(JUM/Iwan Taruna dan Syamsul Al Timen)


Sumber : Liputan6 (11/04/09)

8

Solidaritas Perempuan Umumkan Daftar Caleg Berpoligami

- Solidaritas Perempuan Indonesia (SPI) akhirnya Jumat (27/03/2009) menepati janjinya untuk mengumumkan daftar Calon Legislatif (Caleg) yang melakukan praktek poligami (memiliki istri lebih dari satu) . Hal ini menepati janji mereka sehari sebelumnya Kamis (26/03/2009) untuk mengumumkan daftar caleg yang berpoligami.

Solidaritas Perempuan Umumkan Daftar Caleg Berpoligami
Faktor utama kenapa SPI mengumumkan daftar caleg poligami adalah untuk mengajak sesama perempuan untuk menolak memilih para caleg tersebut. Alasannya, kaum hawa menginginkan wakil rakyat yang memiliki perspektif perempuan.
"Kita prihatin, mereka tidak terang-terangan. Kalau mereka melakukan poligami harus diberitahukan kepada masyarakat. Sebagai masyarakat pemilih, kita ingin tidak mereka menyembunyikan track recordnya," jelas koordinator solidaritas perempuan Indonesia Yeni Rosa Damayanti.
”Sudah saatnya isu soal poligami para caleg ini dibawa ke meja politik,” tegas Koodinator SPI Yeni Rosa Damayanti.
Menurut aktivis perempuan dan pernah aktif di Solidamor (Solidaritas Indonesia untuk Timor Timur) poligami yang marak dilakukan beberapa petinggi dan caleg parpol itu bukan sekedar mendiskreditkan kaum perempuan semata. Tetapi juga bisa makin mendekatkan diri dengan perilaku korupsi.
”Poligami itu memperpendek jalan ke korupsi, sebab, setiap poligami selalu diawali dengan perselingkuhan dan pengkhianatan,”
Pemimpin dan caleg poligami tidak mungkin akan membela hak-hak perempuan. ”Keberadaan mereka justru menjadi teladan yang buruk bagi masyarakat,” tudingnya.
Karena itu, dia mengajak, agar masyarakat tidak memilih caleg yang melakukan dan mendukung poligami. Menurut dia dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad pun sebenarnya menolak adanya poligami. Kalaupun Nabi berpoligami, karena situasi pada saat itu sedang dilanda peperangan. Sehingga banyak janda-janda yang terlantar karena suaminya tewas dalam peperangan.
”Tapi fakta bahwa Nabi Muhammad yang pernah menolak anaknya Fatimah dipoligami, itu justru tidak banyak dijadikan acuan,”
Dalam acara yang berlangsung di Gedung YLBHI, Jl Diponegoro, Jakarta yang juga dihadiri sejumlah artis seperti Trie Utami, Ria Irawan, dan Nia Dinata SPI mengumumkan sejumlah nama politisi yang merupakan pelaku dan pendukung poligami.

Berikut Daftar Caleg Berpoligami versi Solidaritas Perempuan Indonesia:
  1. Akhmad Muqowam dari PPP (Ketua DPD PPP dan Ketua Komisi V), status pelaku poligami.

  2. Endin J Soefihara (caleg DPR RI Jabar no urut 1), status pendukung poligami karena pernyataannya di Kontan 1 Maret 2003, "masa poligami kekerasan, perempuan senang kok dijadikan istri kedua, hahaha..."

  3. H Syahrizal D dari FPPP (caleg DPR RI Dapil Riau I no 6 dan Ketua FPPP DPRD Riau), status pelaku poligami.

  4. Usamah Muhammad Al Hadar FPPP (anggota Komisi I DPR, caleg no 1 DPR RI dapil 2 Jatim) - Dalam sebuah pertemuan dengan Komnas Perempuan Usamah menyatakan, "poligami bukan hal yang negatif. Saya setuju poligami". Usamah menambahkan, jumlah wanita di Indonesia sekarang lebih banyak dari jumlah pria. "Kalau satu pria kawin satu, ada yang nggak kebagian."

  5. Dr H Daud Rasyid MA (caleg PKS untuk DPR RI dapil Sumut III no 2), status pendukung poligami karena menjadi pembicara utama dalam penganugerahan Poligami Awards di Hotel Aryaduta 24 Juli 2003.

  6. Didin Amaruddin (Wakil Bendahara Umum DPP PKS), status pelaku poligami.

  7. Tifatul Sembiring (Presiden PKS, caleg DPR RI dapil Sumut I), pelaku poligami.

  8. Anis Matta (Sekjen PKS, caleg DPR dapil Sulsel I), pelaku poligami.

  9. Zulikifliemansyah (Waka FPKS caleg DPR RI dapil Banten), pelaku poligami.

  10. Effendi Choirie (caleg PKB), pendukung poligami karena menolak revisi PP No 45 tahun 1990, revisi PP No 10 tahun 1983 tenyang izin perkwainan dan perceraian bagi PNS.

  11. AM Fatwa dari PAN (Wakil Ketua MPR, calon anggota DPD Jakarta), pelaku poligami.
Satu hal yang sangat disayangkan dari Daftar Caleg Berpoligami yang di keluarkan oleh Solidaritas Perempuan Indonesia adalah kenapa dari daftar hanya berisi sedikit caleg yang berpoligami. Padahal jumlah caleg yang ada sangat banyak terlaebih lagi pada daftar itu hanya berisi dari 4 partai politik (parpol) saja (PPP, PKS, PKB, dan PAN). Hal ini tentunya selain menunjukkan bahwa SPI bekerja tidak profesional juga memberi kesan bahwa SPI sengaja 'mengincar' parpol tertentu saja, mengingat PPP dan PKS memegang porsi terbesar dalam daftar caleg poligami.

Berikut ini tanggapan dari berbagai pihak mengenai Daftar Caleg Berpoligami :

Presiden PKS Tifatul Sembiring
Menurut Presiden PKS Tifatul Sembiring, tidak ada kaitan langsung antara pesoalan poligami dengan pemilu. Yang harus dilakukan partai adalah mencari solusi penyelesaian masalah paling penting seperti persoalan kemiskinan, penganguran, kedaulatan ekonomi, penanganan kesehatan dan pendidikan.

"Terus orang ngomong soal kawin lari, ada yang kawin lagi seperti Syekh Puji, saya tidak perduli persoalan itu. Itu bukan persoalan Partai. Kalau dia salah hukum saja, Partai tidak mengurusi soal-soal itu. Apa kaitan pemilu dengan poligami?" tanya Tifatul usai kampanye di Lapangan Merdeka Balikpapan,Kaltim.


Sekjen PKS Anis Matta
Secara terpisah, Sekjen PKS Anis Matta menanggapi miring isu poligami yang digulirkan SPI tersebut. Menurut dia, gerakan itu berbau kepentingan politis menjelang pemilu. ”Namun, PKS tak merasa terserang, kami juga yakin isu tersebut tidak akan mempengaruhui suara PKS. Isu sudah usang,” tegas Anis.

Menurut dia, masyarakat Indonesia saat ini sudah cukup cerdas untuk bisa membedakan masalah pribadi dan yang bukan. Poligami adalah masalah pribadi yang tidak pantas dibawa ke ranah publik. ”Ini menunjukkan betapa tidak dewasanya mereka dalam berpolitik. Jangan mencampurbaurkan hal yang bersifat pribadi dengan politik,” katanya.

Secara aturan, tidak ada larangan bagi caleg ataupun anggota dewan, sebagaimana aturan bagi pejabat negara, untuk melakukan poligami. Hingga saat ini, larangan itu hanya berlaku bagi para pegawai negeri sipil (PNS) saja

Wasekjen PKS Fahri Hamzah
"Itu pasti politis karena itu kan soal pribadi yang tak perlu diumbar dan dikait-kaitkan dengan persoalan negara," ujar Wasekjen PKS Fahri Hamzah.

Fahri secara tegas menyatakan, isu poligami itu sebagai bagian dari upaya kampanye hitam (black campaign). Sebab, isu poligami yang akan diumumkan Koordinator SPI Yeni Rosa Damayanti, merupakan isu yang tidak substansial yang tidak ada hubungannya dengan rakyat.

Menurut Fahri, selama poligami itu legal, tidak seharusnya diumumkan dan dipermasalahkan. "Soekarno saja pendiri bangsa sampai hari ini dihormati. Urusan pribadinya tidak diganggu-ganggu. Padahal kan beliau juga berpoligami," ungkapnya
Wakil Ketua Umum PPP Chozin Chumaidy
"Tidak apa-apa silahkan saja. Poligami itu kan sah, tidak dilarang dalam Islam, poligami itu tidak akan meruntuhkan kredibilitas laki-laki kok," ujar Wakil Ketua Umum PPP Chozin Chumaidy.

"Di kalangan wanita muslimah itu sudah tahu benar bahwa poligami itu dibolehkan dalam Islam. Pemilih muslim sekarang ini sudah mulai cukup cerdas, mereka sudah paham kalau poligami itu bukan perbuatan jahat," ungkapnya.

Politisi PKS Hidayat Nur Wahid
Protes keras pun datang dari politisi PKS Hidayat Nur Wahid. Bahkan dia menilai ada yang menunggangi acara ini.

"Ini ditungangi untuk mencitra negatifkan PKS agar tidak dipilih," kata Hidayat di sela-sela kampanye PKS, dalam perjalanan dari Tegal, Jawa Tengah menuju Indramayu, Jawa Barat, Minggu (29/3/2009). Hidayat secara tegas menyatakan bila pengumuman itu merupakan upaya black campaign bagi PKS, alasannya karena secara terbuka dari belasan nama, beberapa orang adalah PKS.

"Mereka poligami tidak melanggar hukum. Dan Anda boleh tanya kepada istri-istri mereka, apakah mereka dizalimi, tertekan, dan tertindas?" jelasnya.
Ketua MUI Kota Medan Prof HM Hatta
Sepanjang memiliki tingkat ketaqwaan yang tinggi dan akhlakul karimah, Caleg yang berpoligami sah-sah saja untuk dipilih oleh rakyat.

"Selagi tidak menyalahi peraturan perundang-undangan negara, sah-sah saja Caleg yang berpoligami itu dipilih oleh rakyat", kata Ketua MUI Kota Medan Prof HM Hatta.

Hatta menyebutkan, tidak ada hubungan antara poligami dengan kepemimpinan, sebab masalah poligami adalah masalah peraturan. "Pantas atau tidaknya Caleg itu dipilih, tergantung apakah dia melanggar peraturan atau tidak", katanya.

Disebutkan, UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan saat ini sedang digugat terkait nikah siri, karena terlalu ketatnya perbatasan pernikahan, akhirnya orang mencari jalan melemahkan salah satu aturan.

"Boleh-boleh saja nikah siri dilakukan, sepanjang cukup syarat dan rukunnya dan mendapat izin dari istri pertama", sebutnya.


Profil Yeni Rosa Damayanti :
Yeni Rosa Damayanti
Nama : Yeni Rosa Damayanti

Usia : 41 (kelahiran 1968)

Pendidikan : Jurusan Biologi Universitas Nasional (UNAS)

Keterangan : Yeni Rosa Damayanti sempat mendekam dalam penjara selama enam bulan bersama 21 mahasiswa lainnya yang menuntut agar MPR menyeret Presiden Soeharto ke depan Sidang Istimewa MPR 1995. Dia juga sempat dipersulit untuk memperpanjang paspornya sewaktu berada di Belanda pada tahun 1998.


Profil "Solidaritas Perempuan Indonesia" :
Solidaritas Perempuan (SP) di dirikan pada 10 Desember 1990 Pada awalnya berbadan hukum Yayasan dan pada 1 April 1993 berubah menjadi organisasi perserikatan dengan keanggotaan individu.

Established in 1990, Solidaritas Perempuan (Women's Solidarity for Human Rights) works to promote gender equality, non-violence, non-discrimination and ecological justice for female migrant workers, tsunami victims and other groups of marginalized women.

http://www.ajws.org/where_we_work/asia/indonesia/solidaritas_perempuan.html



7

Asrianty Puwantini Caleg PDS Penuh Kontroversi

- Asrianty Puwantini sedang melawan arus dengan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI lewat Partai Damai Sejahtera (PDS). Berbekal misi memperjuangkan pluralisme, wanita kelahiran Jakarta 47 tahun silam ini mantap memilih Partai Damai Sejahtera (PDS) sebagai kendaraan politik menuju Senayan. Dia beralasan, hanya PDS satu-satunya partai yang konsisten memperjuangkan pluralisme dan perlakuan nondiskrimatif terhadap kelompok minoritas.
Asrianty Puwantini Caleg PDS Yg Penuh KontroversiDia mengaku kecewa dengan segelintir umat Islam yang berusaha memaksakan kehendak menerapkan syariat Islam sebagai bagian dari produk hukum Indonesia. Menurutnya, ada banyak nilai-nilai ajaran Islam yang lebih universal yang semestinya menjadi prioritas. Setiap warga, kata Arianty, harus bisa menyadari status, hak, dan kewajibannya sebagai warga negara yang dilindungi, dijamin dan dibatasi oleh peraturan hukum yang bersumber dari Pancasila dan UUD 1945.

Asrianty yang pada maju melalui dapil Jatim V mengaku sempat mendapat banyak hujatan dari calon konstituennya saat berkampanye.
"Hujatan mah sudah sering saya dapatkan. Malah saya disuruh istighfar, katanya dosa-dosa orang yang memilih ibu akan ibu tanggung," kata Asrianty.
Namun demikian, berbagai hujatan yang Asrianty dapat justru tidak melemahkan anggota dewan penasihat PDS ini. Wanita yang mengaku pernah belajar semua ajaran agama ini sepertinya sudah sangat yakin dengan langkah yang ia ambil.

Asrianty Puwantini Caleg PDS dapil Jatim V
"Salib itu kan perlambang hablumminallah dan hablumminannas seperti di Islam. Dan salib itu juga lambang berserah diri, yang juga menjadi salah satu hakikat ajaran Islam," jelasnya.
Wanita kelahiran Jakarta 7 April 1961 ini juga membantah kalau kehadirannya di PDS karena alasan pragmatis agar partai ungu ini bisa meluaskan sayapnya menarik suara di luar umat Nasrani.
"PDS lebih sesuai dengan visi dan misi saya tentang pluarisme agama," kata wanita yang mengaku mengurungkan niatnya maju dari Golkar ini.
Sejak tahun 2008, jelas Asrianty, PDS sudah menjadi partai terbuka yang berlandaskan Pancasila. PDS juga memperjuangkan kerukunan, kebebasan beragama dan antidiskriminasi. Di jajaran anggota dewan pensihat pun, PDS menempatkan orang-orang dari latar belakang agama yang berbeda.
"PDS tidak padang bulu membela yang terdiskriminasi, apapun agamanya," tandasnya.

0

Download DCT DPD Pemilu 2009

- Jika pada postingan saya sebelumnya () saya sudah memposting DCT DPR Pemilu 2009, maka pada kesempatan kali ini saya akan memposting DCT DPD Pemilu 2009.
Logo DPD RI
Semua Daftar dalam format PDF dan semua daftar berisi semua parpol peserta .
Catatan :
  • Untuk Download, Klik Link yang Anda inginkan
  • Tunggu proses loading beberapa saat. (Agak sedikit lama)
  • Akan muncul link file PDF yang siap Anda download.
  • Jika Anda mengalami kesulitan atau link download mati mohon segera beritahukan saya dengan cara meninggalkan komentar. Terima Kasih.

Download DCT DPD Pemilu Indonesia 2009 :
  1. Download DCT DPD Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Download DCT DPD Sumatera Utara
  3. Download DCT DPD Sumatera Barat
  4. Download DCT DPD Riau
  5. Download DCT DPD Jambi
  6. Download DCT DPD Sumatera Selatan
  7. Download DCT DPD Bengkulu
  8. Download DCT DPD Lampung
  9. Download DCT DPD Bangka Belitung
  10. Download DCT DPD Kepulauan Riau
  11. Download DCT DPD DKI Jakarta
  12. Download DCT DPD Jawa Barat
  13. Download DCT DPD Jawa Tengah
  14. Download DCT DPD DI Yogyakarta
  15. Download DCT DPD Jawa Timur
  16. Download DCT DPD Banten
  17. Download DCT DPD Bali
  18. Download DCT DPD Nusa Tenggara Barat
  19. Download DCT DPD Nusa Tenggara Timur
  20. Download DCT DPD Kalimantan Barat
  21. Download DCT DPD Kalimantan Tengah
  22. Download DCT DPD Kalimantan Selatan
  23. Download DCT DPD Kalimantan Timur
  24. Download DCT DPD Sulawesi Utara
  25. Download DCT DPD Sulawesi Tengah
  26. Download DCT DPD Sulawesi Selatan
  27. Download DCT DPD Sulawesi Tenggara
  28. Download DCT DPD Gorontalo
  29. Download DCT DPD Sulawesi Barat
  30. Download DCT DPD Maluku
  31. Download DCT DPD Maluku Utara
  32. Download DCT DPD Papua
  33. Download DCT DPD Papua Barat


1

Download DCT DPR Pemilu 2009

- Berikut ini adalah daftar Caleg DPR RI pada Pemilu 2009. Daftar ini dikenal juga dengan nama Daftar Calon Tetap (DCT) DPR Pemilu 2009. Semua Daftar dalam format PDF dan semua daftar berisi semua parpol peserta .
Logo DPR RI

Download DCT DPR Pemilu 2009 :
Catatan :
  • Untuk Download, Klik Link yang Anda inginkan
  • Tunggu proses loading beberapa saat. (Agak sedikit lama)
  • Akan muncul link file PDF yang siap Anda download.
  • Jika Anda mengalami kesulitan atau link download mati mohon segera beritahukan saya dengan cara meninggalkan komentar. Terima Kasih.
  1. Nanggroe Aceh Darussalam - NAD

  2. Sumatera Utara - SUMUT
  3. Sumatera Barat - SUMBAR

  4. Riau - Riau
  5. Jambi - Jambi
    Download Caleg DPR Jambi - Jambi
  6. Sumatera Selatan - SUMSEL
  7. Bengkulu - Bengkulu
    Download Caleg DPR Bengkulu - Bengkulu
  8. Lampung - LAMPUNG
  9. Bangka Belitung - Bangka Belitung
    Download Caleg DPR Bangka Belitung - Bangka Belitung
  10. Kepulauan Riau - Kepulauan Riau
    Download Caleg DPR Kepulauan Riau - Kepulauan Riau
  11. DKI Jakarta - DKI Jakarta
  12. Jawa Barat - Jawa Barat
  13. Jawa Tengah - Jawa Tengah
  14. DI Yogyakarta - Yogyakarta
    Download Caleg DPR DI Yogyakarta - Yogyakarta
  15. Jawa Timur - Jawa Timur
  16. Banten - Banten
  17. Bali - Bali
    Download Caleg DPR Bali - Bali
  18. Nusa Tenggara Barat - NTB
    Download Caleg DPR Nusa Tenggara Barat - NTB
  19. Nusa Tenggara Timur - NTT
  20. Kalimantan Barat - Kalbar
    Download Caleg DPR Kalimantan Barat - Kalbar
  21. Kalimantan Tengah - Kalteng
    Download Caleg DPR Kalimantan Tengah - Kalteng
  22. Kalimantan Selatan - Kalsel
  23. Kalimantan Timur - Kaltim
    Download Caleg DPR Kalimantan Timur - Kaltim
  24. Sulawesi Utara - Sulut
    Download Caleg DPR Sulawesi Utara - Sulut
  25. Sulawesi Tengah - Sulteng
    Download Caleg DPR Sulawesi Tengah - Sulteng
  26. Selatan - Sulsel
  27. Sulawesi Tenggara
    Download Caleg DPR Sulawesi Tenggara - Sultra
  28. Gorontalo - Gorontalo
    Download Caleg DPR Gorontalo - Gorontalo
  29. Sulawesi Barat - Sulbar
    Download Caleg DPR Sulawesi Barat - Sulbar
  30. Maluku - Maluku
    Download Caleg DPR Maluku - Maluku
  31. Maluku Utara - Maluku Utara
    Download Caleg DPR Maluku Utara - Maluku Utara
  32. Papua - Papua
    Download Caleg DPR Papua - Papua
  33. Papua Barat - Papua Barat
    Download Caleg DPR Papua Barat - Papua Barat