Tampilkan postingan dengan label Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009. Tampilkan semua postingan
1

Hasil Quick Count SBY Unggul

sby-boedionoPemilihan Presiden 2009 selesai digelar. Penghitungan suara kini masih dilakukan di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Indonesia. Namun, hasil penghitungan cepat (quick count pilpres) independen yang oleh berbagai lembaga survey, menyimpulkan pasangan calon presiden-calon wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono memenangkan pilpres ini. Dan dipastikan hanya dalam satu putaran.

Berdasarkan hasil quick count yang dilakukan berbagai lembaga, pasangan SBY-Boediono memenangkan Pilpres 2009. Pasangan ini memang layak menang dan dua capres-cawapres lainnya harus menerimanya


Hasil Quick Count TVOneHasil Quick Count TVOne


Hasil Quick Count Lembaga Survei Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia,Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, Puskaptis, CIRUS, Lembaga Riset Informasi
Hasil Quick Count Lembaga Survei Indonesia, Lingkaran Survei Indonesia,Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, Puskaptis, CIRUS, Lembaga Riset Informasi


Hasil Quick COunt MetroTV
Hasil Quick Count MetroTV

Hasil quick count dari berbagai lembaga survei pada Pemilu Legislatif (Pileg) April 2009 menunjukkan ketelitian hingga 99%, sehingga andai kata hasil quick count pada pilpres 2009 ini memiliki tingkat kesalahan (error) mencapai 5% saja, maka perolehan suara SBY-Boediono tetap berada di atas 55%. Sehingga peluang besar bagi pasangan SBY-Boediono menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009-2014. SBY akan menjadi presiden ke-6 RI, sedangkan Boediono menjadi Wakil Presiden ke-11.

Sumber Web QuickCount :

0

Iklan kampanye Mega-Pro ditolak 3 Stasiun TV

Empat dari 7 seri iklan televisi pasangan capres-cawapres PDI Perjuangan dan Gerindra, Megawati-Prabowo, ditolak sejumlah stasiun televisi untuk menayangkannya. Empat seri tersebut bertitel "Bangkrut", "Mencintai", "Harga", dan "Pekerjaan".

Sekretaris II Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Hasto Kristianto, mengatakan, alasan yang diajukan adalah iklan tersebut dinilai berisi kritikan. "Memang ada iklan yang mengkritik. Tapi kritik itu juga bagian dari pendidikan politik, tapi 3 stasiun televisi menolak dengan berbagai alasan. Kami juga sadar, kalau mengkritik terlalu vulgar, rakyat tidak senang," kata Hasto di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (17/6).

Berikut ini adalah cuplikan salah satu iklan milik pasangan Megawati-Prabowo berjudul "Harga" yang ditolak penayangannya tersebut. Cuplikan iklan tersebut saat ini dapat disaksikan di situs video YouTube.

Hasto mengungkapkan, ada kejanggalan atas penolakan tersebut. Setelah dilakukan pembicaraan, ada pula pengakuan bahwa stasiun televisi tersebut menerima telepon yang meminta agar menolak iklan Mega-Prabowo.
"Ada yang mengakui bahwa ada telepon kepada media elektronik tersebut sehingga iklan kami yang sudah lulus sensor ditolak. Padahal sudah diorder, dan tinggal pembayaran," ungkap Hasto.
Ia mengakui, timnya menangkap indikasi intervensi dari tim kampanye pasangan tertentu terhadap pihak stasiun televisi yang bersangkutan. Mengenai apa yang akan dilakukan timnya atas hal ini, Hasto mengaku masih akan membahasnya di tim kampanye. "Tapi, itu merupakan risiko kami sebagai yang bukan incumbent," ujarnya.

0

Daftar Artis Yang Menjadi Anggota DPR

Banyak artis yang berlaga dalam Pemilu Legislatif 2009. Namun tidak semua beruntung berhasil melenggang ke Senayan.

Ada 18 artis yang tercatat lolos menjadi anggota dewan. Jumlah terbanyak diraih Partai Demokrat yang meloloskan 7 artis.

Berikut nama-nama artis yang bakal mengisi gedung DPR di Senayan berdasarkan data Media Center KPU :

  1. Okky Asokawati (PPP, dapil DKI II dengan 17.343 suara)

  2. Rachel Mariam Sayidina (Gerindra, dapil Jabar II dengan 25.540 suara)

  3. Rieke Diah Pitaloka (PDIP, dapil Jabar II dengan 80.681 suara)

  4. Theresia EE Pardede (Demokrat, dapil Jabar II dengan 21.672 suara)

  5. Ingrid Maria Palupi Kansil (Demokrat, dapil Jabar IV dengan 33.418 suara)

  6. Nurul Arifin (Golkar, dapil Jabar VII dengan 122.452 suara)
  7. Tetty Kadi Bawono (Golkar, dapil Jabar VIII dengan 35.882 suara)

  8. Nurul Qomar (Demokrat, dapil Jabar VIII dengan 101.170 suara)

  9. Primus Yustisio (PAN, dapil Jabar IX dengan 60.684 suara)

  10. TB Dedi S Gumelar (PDIP, dapil Banten I dengan 42.659 suara)

  11. Jamal Mirdad (Gerindra, dapil Jateng I dengan 34.674 suara)

  12. Angelina Sondakh (Demokrat, dapil Jateng VI dengan 145.159 suara)

  13. M Guruh Irianto Soekarnoputra (PDIP, dapil Jatim I dengan 67.779 suara)

  14. CP Samiadji Massaid (Demokrat, dapil Jatim II dengan 70.572 suara)

  15. Venna Melinda (Demokrat, dapil Jatim VI dengan 30.650 suara)

  16. Eko Hendro Purnomo (PAN, dapil Jatim VIII dengan 64.176 suara)

  17. Ruhut Poltak Sitompul (Demokrat, dapil Sumut III dengan 67.162 suara)

  18. Tantowi Yahya (Golkar, dapil Sumsel II dengan 209.044 suara)

1

24 Parpol Kecil Minta Tunda Parliamentary Threashold

- Sebanyak 24 parpol akan mengirim kembali surat ke Presiden SBY yang berisi penolakan pemberlakuan Parliamentary Threshold. Mereka mengaku surat pertama belum ada tanggapan dari SBY.

24 Parpol tersebut adalah PPPI, PPRN, Barnas, PKPI, PPIB, PPD, PPI, PNI Marhaenisme, PDP, Pakar Pangan, PMB, PDK, Pelopor, PDS, PNBKI, PBB, PBR, Patriot, PIS, PKNU, Merdeka, PPNU, PSI dan Partai Buruh. Mereka berkumpul di Jakarta, Kamis (23/4).

Pimpinan partai yang hadir antara lain lain Ketua Umum PPD Oesman Sapta, Ketua Umum PNI Marhaenisme Sukamawati Soekarnoputri, Ketua Umum PPRN Amelia Yani, Roy BB Janis dari PDP, Ketua Umum PPPI Daniel Hutapea, Ketua Umum Partai Patriot Japto SS, dan Ketua Umum Partai Buruh Muchtar Pakpahan.

Oeman Sapta yang memimpin sidang mengatakan surat pertama tertanggal 11 Maret dan dikirim pada 17 Maret. Pada saat itu surat ditandatangani oleh 29 parpol.
"Surat pertama tidak ditanggapi. Kita akan kirim surat kedua," terang Oeman.
Jika surat kedua tidak juga ditanggapi, Oesman mengatakan akan ada tahap ketiga. Namun ia tidak menjelaskan tahap ketiga tersebut.

Parpol-parpol tersebut menghendaki SBY mengeluarkan Perppu tentang tidak diperlakukannya perolehan PT sebesar 2,5 persen suara secara nasional agar diikutsertakan dalam penentuan kursi di DPR.

Oesman mengatakan, aturan PT tersebut tidak adil karena suara partai yang tidak memperoleh total suara secara nasional 2,5 persen akan hilang.
Ia mengatakan, para pimpinan partai yang hadir sangat emosi terhadap aturan tersebut namun mereka tetap bijak. "Betul-betul emosi tinggi, tapi bijak karena Indonesia adalah bangsa yang berbudaya tinggi," katanya.
Mengenai peluang partai-partai tersebut berkoalisi, Oesman mengatakan, partai-partai tersebut bisa menjadi alternatif karena jika digabung suaranya cukup besar. [*/ana]

Sumber : Inilah

1

Kampanye Capres Lewat Facebook

- Kisah sukses Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menjaring simpati publik Negeri "Paman Sam" melalui jejaring sosial Facebook, ternyata mulai diikuti sejumlah calon presiden (capres) negeri ini.


Salah satu faktor penentu kemenangan Barack Obama dalam pemilihan presiden di Amerika Serikat, awal November lalu, adalah berhasil menggaet pendukung di dunia maya. Selain membuat situs barackobama.com, ia juga mendekatkan diri dengan pendukungnya melalui banyak situs, termasuk situs jejaring sosial, salah satunya Facebook.

Berkaca kepada pengalaman pemilihan presiden AS tersebut, media alternatif seperti situs pribadi, portal video YouTube, portal jaringan Facebook, atau pesan layanan singkat memang sangat memengaruhi pencitraan kandidat.

Menghadapi Pemilu 2009, para bakal calon presiden di Indonesia juga tidak mau ketinggalan. Mereka semua memanfaatkan Facebook. Bagi pengguna Facebook, coba saja ketik nama bakal capres yang sekarang ini banyak bermunculan di media, pasti nama mereka dapat ditemukan.

Tentu saja, jangan bayangkan para kandidat capres itu bakal bersusah payah memutakhirkan data, mengisi wall atau menjawab berbagai pesan dari kita. Pastilah para kandidat capres memiliki tim Facebook yang kerjanya khusus mengelola situs tersebut.

Anggota DPR pun banyak yang memiliki akun di Facebook. Bahkan, ada beberapa anggota legislatif yang setiap saat memutakhirkan informasi di Facebook, seolah-olah hal itu menjadi pekerjaan utamanya.

Seorang pengamat, Payne, mengingat bagaimana pada awal kemunculannya Obama tidak diperhitungkan dalam kancah persaingan pemilihan presiden AS.

”Kalau Anda bertanya kepada saya pada tahun lalu, siapa yang akan memenangi pemilihan presiden AS, jawaban saya pasti Hillary Clinton. Namun, Barack Obama yang mampu memobilisasi dukungan jurnalis, menggunakan media alternatif secara cemerlang, mampu membalik keadaan itu dan sekarang terpilih menjadi presiden,” katanya.
Payne menyatakan bagaimana Obama memanfaatkan portal jaringan Facebook. ”Di Facebook, Obama memiliki 300.000 teman yang terhubung langsung. Sementara Hillary hanya memiliki 30.000 teman,” katanya.

Kelebihan Obama lainnya, lanjut Payne, adalah ia mahir berpidato dan memainkan isu strategis yang diinginkan pemilih muda. Obama juga mahir bekerja sama dengan jurnalis untuk membentuk pencitraan dirinya dan meyakinkan publik bahwa dirinyalah yang layak menjadi presiden AS. Payne menambahkan, Obama orang yang kredibel. Sejak lama ia bekerja di kalangan akar rumput, melakukan advokasi dan menggalang dukungan dari kalangan akar rumput.

Obama juga konsisten menolak perang. Ia memiliki nama dan latar belakang yang menarik perhatian. Ia memiliki segala kelebihan itu. ”Akan tetapi, siapa yang akan menyebarluaskan jati diri Obama yang bagus itu? Apa yang terjadi jika tidak ada jurnalis? Obama sadar betul akan hal itu, dan sejak awal ia membangun tim kampanye dan tim media yang sangat bagus,” katanya.

Payne mencontohkan bagaimana kerja sama jurnalis dan Obama mampu membentuk citra Obama sebagai orang baru, muda, dan membawa perubahan.
”Bayangkan bagaimana Obama mendeklarasikan pencalonannya di Springfield, Illinois. Di podium yang sama, tahun 1858, Abraham Lincoln mendeklarasikan penghentian perbudakan, emansipasi orang keturunan Afrika di AS, dan perlakuan sama di depan hukum bagi semua orang di AS. Orang mengenang Lincoln sebagai seorang senator, muda, dan membawa perubahan pada masa sulit karena terjadi perang saudara. Obama adalah seorang senator, muda, dan menjanjikan perubahan pada masa sulit setelah terjadi perang Irak,” kata Payne.
Berikut ini Facebook para Capres (Diurutkan berdasar jumlah penggemar) :
  1. Susilo Bambang Yudhoyono
    http://www.facebook.com/pages/Susilo-Bambang-Yudhoyono/34617474664?ref=s
    83.600 Penggemar

  2. Hidayat Nur Wahid
    http://www.facebook.com/pages/Hidayat-Nur-Wahid/17701687148?ref=s
    17.457 Penggemar

  3. Prabowo Subianto
    http://www.facebook.com/pages/Prabowo-Subianto/23383061178?ref=s
    15.247 Penggemar

  4. Sri Sultan Hamengku Buwono X
    http://www.facebook.com/pages/Sri-Sultan-Hamengku-Buwono-X/30219758709?ref=s
    11.826 Penggemar

  5. Amien Rais
    http://www.facebook.com/pages/Amien-Rais/44774310086?ref=s
    5.259 Penggemar

  6. Gus Dur
    http://www.facebook.com/pages/Gus-Dur/10847543153?ref=s
    2.934 Penggemar

  7. Jusuf Kalla
    http://www.facebook.com/pages/Jusuf-Kalla-For-President/77306705516?ref=s
    2.614 Penggemar

  8. Wiranto
    http://www.facebook.com/pages/Wiranto/76737235407?ref=s
    1.293 Penggemar

  9. Megawati Soekarnoputri
    http://www.facebook.com/pages/Megawati-Soekarnoputri/37975304982?ref=s
    1.193 Penggemar

  10. Soetrisno Bachir
    http://www.facebook.com/pages/Soetrisno-Bachir/22740668148
    849 Penggemar

  11. Fadjroel Rachman
    http://www.facebook.com/people/Fadjroel-Rachman/1341211906


Pengguna internet di AS memang belum bisa dibandingkan dengan pengguna internet di Indonesia. Berdasarkan data di situs internetworldstats.com, pengguna internet di AS pada tahun 2008 adalah 220.141.969 orang dari 303.834.646 penduduk atau 72,5 persen. Sedangkan pengguna internet di Indonesia, dari total penduduk 237.512.355 jiwa, hanya 10,5 persennya. Namun, jumlah itu pun tidak bisa dikatakan sedikit, yaitu 25 juta orang.



3

Saldo Awal Parpol Peserta Pemilu 2009

- Memasuki masa kampanye rapat umum, pekan lalu semua parpol peserta politik sudah menyerahkan laporan rekening saldo awal mereka.

Saldo Awal Parpol Peserta Pemilu 2009
Partai Gerindra menjadi partai 'terkaya' versi KPU berdasarkan jumlah saldo awal rekening kampanye yang dilaporkan. Sedangkan PNI Marhaenisme menjadi partai 'termiskin' dengan jumlah saldo hanya ratusan ribu rupiah saja.

Berdasarkan hasil rekapitulasi laporan dana kampanye partai yang telah diterima oleh KPU, saldo rekening kampanye Gerindra berada di urutan pertama dengan jumlah Rp 15,695 miliar. Dana itu disimpan partai yang disokong Prabowo itu di di salah satu bank swasta di bilangan Jakarta Pusat.

Sementara Partai Demokrat menyusul di posisi kedua dengan jumlah dana kampanye sebesar Rp 7,027 miliar. Berikutnya ada PKS dengan laporan dana sebesar Rp 5,2 miliar. Sementara partai yang memiliki dana kampanye terkecil adalah PNI Marhaenisme pimpinan Sukmawati Soekarnoputri dengan saldo awal hanya Rp 670 ribu.

Berikut ini daftar 38 parpol peserta :

  1. Partai Hanura .................................................. Rp 5 Miliar
  2. Partai Karya Peduli Bangsa ............................. Rp 102 juta
  3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia ....... Rp 16 juta
  4. PRN .................................................................. Rp 77,5 juta
  5. Gerindra ........................................................... Rp 15 Miliar
  6. Barnas ............................................................... Rp 1 miliar
  7. PKPI .................................................................. Rp 1,5 juta
  8. PKS .................................................................... Rp 5,2 miliar
  9. PAN ................................................................... Rp 734 juta
  10. Partai Perjuangan Indonesia Baru .................. Rp 226 juta
  11. Partai Kedaulatan ............................................. Rp 2,5 juta
  12. PPD .................................................................... Rp 50 juta
  13. PKB .................................................................... Rp 1,5 miliar
  14. Partai Pemuda Indonesia ................................. Rp 19 juta
  15. PNI Marhains ................................................... Rp 670 ribu
  16. PDP .................................................................... Rp 1,8 juta
  17. Partai Karya Perjuangan .................................. Rp 1 juta
  18. Partai Matahari Bangsa ................................... Rp 50 juta.
  19. PPDI .................................................................. Rp 20 juta
  20. PDK ................................................................... Rp 4,1 juta.
  21. Partai Republik Nusantara .............................. Rp 1,9 juta
  22. Partai Pelopor ................................................... Rp 5 jt
  23. Partai Golkar .................................................... Rp 156 juta.
  24. PPP .................................................................... Rp 1,6 miliar
  25. PDS .................................................................... Rp 2 juta
  26. PNBKI ............................................................... Rp 5 juta.
  27. PBB .................................................................... Rp 5 juta
  28. PDI Perjuangan ................................................ Rp 1 miliar
  29. PBR ................................................................... Rp 340 juta
  30. Patriot ............................................................... Rp 1 miliar
  31. Demokrat .......................................................... Rp 7,2 miliar
  32. PKDI .................................................................. Rp 54 juta
  33. PIS ..................................................................... Rp 100 juta
  34. PKNU ................................................................ Rp 1,1 juta
  35. Partai Merdeka ................................................. Rp 75 juta
  36. PPNUI .............................................................. Rp 879 juta
  37. Partai Serikat Indonesia .................................. Rp 6 juta
  38. Partai Buruh .................................................... Rp 16 juta
Parpol Dengan Saldo Awal Tertinggi:
  1. Gerindra ........................................................... Rp 15 Miliar
  2. Demokrat .......................................................... Rp 7,2 miliar
  3. PKS .................................................................... Rp 5,2 miliar
  4. Partai Hanura .................................................. Rp 5 Miliar
  5. PKB .................................................................... Rp 1,5 miliar
  6. PDI Perjuangan ................................................ Rp 1 miliar
  7. Patriot ............................................................... Rp 1 miliar

Parpol Dengan Saldo Awal Terendah:
  1. PNI Marhains ................................................... Rp 670 ribu
  2. Partai Karya Perjuangan .................................. Rp 1 juta
  3. PDP .................................................................... Rp 1,8 juta

1

Sakit Jiwa dan Stress Hantui Caleg Gagal

- Persaingan dalam memperebutkan kursi oleh para calon legislatif (Caleg) dalam diprediksi akan membuat para caleg mengalami stress tingkat tinggi. Bahkan seusai dikhawatirkan akan banyak caleg yang sakit jiwa. Terlebih lagi dengan diberlakukannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai suara terbanyak akan menimbulkan persoalan baru bagi caleg yang tidak siap.
Sakit Jiwa dan Stress Hantui Caleg Gagal
Sistem penetapan anggota legislatif dengan menggunakan suara terbanyak menyebabkan dana kampanye para caleg meningkat 10 kali lipat. Seorang caleg bisa menghabiskan ratusan juta rupiah bahkan miliaran rupiah. Mereka menghamburkan uang untuk memasang poster, spanduk, baliho, dan foto diri di pinggir jalan atau di pohon-pohon dan di tiang listrik. Dengan sistem kompetisi penuh seperti ini tentunya membutuhkan biaya dan energi yang tak sedikit, angka orang gila dan bunuh diri diperkirakan akan naik tajam.

Perkiraan itu tidaklah mengada-ada. Bayangkan saja untuk mendapatkan nomor urut kecil dalam daftar urut caleg saja, mereka harus merogoh kantong dalam-dalam. Sialnya, setelah membeli nomor urut, Mahkamah Konstitusi menetapkan caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak. Bukan berdasarkan nomor urut seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Legislatif.

Selain itu ketatnya persaingan untuk memperoleh predikat anggota dewan terhormat sangat ketat. Jumlah calon anggota legislatif (caleg) terlampau banyak, mencapai jutaan orang, sedangkan kursi yang tersedia amat terbatas. Bayangkan, sebanyak 11.215 orang memperebutkan 560 kursi DPR dan 1.109 orang bersaing mendapatkan 132 kursi Dewan Perwakilan Daerah. Selain itu, sekitar 112 ribu orang bertarung untuk mendapat 1.998 kursi di DPRD provinsi dan 1,5 juta orang bersaing merebut 15.750 kursi DPRD kabupaten/kota. Sebuah jumlah yang luar biasa banyaknya.

Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk caleg DPRIlustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPR


Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk caleg DPDIlustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPD


Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk caleg DPRD ProvinsiIlustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPRD Provinsi


Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPRD KotaIlustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPRD Kota


Persaingan yang keras bukan menghadapi caleg dari partai lain, melainkan menghadapi caleg dari partai yang sama untuk meraih suara terbanyak dalam pemilu yang digelar pada 9 April mendatang. Jadi, inilah pertarungan di luar dan di dalam partai yang memang bisa bikin otak miring. Padahal, memperoleh suara terbanyak belum menjadi jaminan mendapatkan tiket ke Senayan. Itu disebabkan partainya mesti lolos 2,5% parliamentary threshold. Jika partainya tidak mendapatkan suara melebihi ambang batas parlemen, sekalipun sang caleg mendapatkan suara melampaui caleg dari partai lain, dia dan partainya tetap tidak bisa melenggang ke Senayan

Para caleg mengeluarkan uang bukan dari kelimpahan harta, melainkan dari menjual harta, berutang, dan meminta-minta ke kiri dan ke kanan. Setelah gagal menjadi anggota dewan, mereka pasti pusing tujuh keliling untuk menutup utang dan rasa malu. Dari sanalah pangkal gangguan yang berujung pada sakit jiwa.

Akibat kekalahan dalam pemilu para caleg bisa mengalami gangguan jiwa yang diawali dengan rasa cemas, susah tidur, putus asa, merasa tak berguna, dan kemungkinan terburuk bunuh diri. Kebanyakan dari mereka bahkan bukan tidak mungkin sudah memiliki gangguan kejiwaan, walau masih dalam taraf gejala sebagai penderita skizofrenia dan antisosial. Gejala itu terlihat pada pendengaran suara dari dalam dirinya yang tidak didengar orang lain atau meyakini orang lain tengah membaca dan mengendalikan pikiran mereka. Ucapan dan perilaku mereka juga sangat tidak beraturan sehingga kerap menakutkan orang yang berada di sekitarnya.

Beberapa waktu lalu saja paling tidak terdapat 2 kasus :
  1. Kasus calon Bupati Ponorogo

  2. Beberapa waktu lalu salah satu calon Bupati Ponorogo menjadi gila larena kalah dalam pemilihan Bupati Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena dia telah mengeluarkan dana hingga Rp 3 miliar untuk biaya kampanyenya. Celakanya, tak sedikit dari uang tersebut adalah dari hasil pinjaman.

  3. Kasus mantan anggota DPRD Subang

  4. Yang terbaru, mantan anggota DPRD Subang yang mencoba bunuh diri dengan memanjat menara setinggi hampir seratus meter karena stres dan kecewa terkait pengusutan dugaan kasus korupsi Bupati Subang yang mengorbankan dirinya.
Bercermin dari hal-hal diatas Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatan segera mengantisipasi untuk menyiagakan seluruh dokter yang bertugas di 32 rumah sakit jiwa di Tanah air. Tapi daya tampung rumah sakit jiwa cuma 8.500 tempat tidur. Namun sayangnya jumlah itu terlalu sedikit jika dibandingkan dengan jumlah caleg.



0

Cokelat Luncurkan Single "5 Menit untuk 5 Tahun" Pada Pemilu 2009

- Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mendukung suksesnya . Dukungan paling gampang namun cukup efektif adalah tidak GOLPUT dalam Pemilu Indonesia 2009 nanti. Hal inilah yang juga mengilhami group band Cokelat untuk merilis lagu bertema Pemilu 2009. Sadar akan pentingnya arti suara dalam , Cokelat merilis single yang berjudul '5 Menit Untuk 5 Tahun'.

Cokelat Luncurkan Single 5 Menit untuk 5 Tahun
Group Band Cokelat merilis lagu ciptaannya ini di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (18/3) sore. Single '5 Menit Untuk 5 Tahun' memang sengaja diluncurkan di kantor KPU. Hal ini adalah sebagai perwujudan bahwa Cokelat anti GOLPUT. Tentunya hal ini juga dapat membuktikan bahwa Cokelat sebagai group band juga peduli . Band yang beranggotakan Kikan (vokal), Ernest (gitar), Edwin (gitar), Rony (bass) dan Ervin (drum) itu ingin mempersembahkan lagu itu bagi kalangan remaja.
"Lima menit waktu yang kita berikan akan sangat berarti dalam menentukan nasib bangsa Indonesia pada lima tahun ke depan," kata Kikan.
"Ini untuk mengajak remaja tidak golput. Agar masyarakat memberikan suaranya," ujar Kikan
Lagu hasil ciptaan Edwin ini dikerjakan selama 3 bulan. Lagu tersebut ditulis Edwin untuk menggambarkan suasana pemilu yang santai dan damai. Walau berbeda, asal punya tujuan yang positif terhadap negara.
"Kita cuma mau bilang jangan takut sama politik. Kita mau menantang politik. Kita berlima masing-masing beda partai tapi kita mendukung politik yang positif," tutur Edwin.
Satu hal yang unik dalam peluncuran single "5 Menit Untuk 5 Tahun" ini adalah single ini tidak dijual dalam kemasan CD ataupun kaset. Lagu ini nantinya akan dijual dalam bentuk digital yang berupa MP3 "5 Menit Untuk 5 Tahun". Para pembeli yang berminat dapat membelinya secara digital download.
COKELAT anti GOLPUT !! Kami sangat peduli terhadap PEMILU 2009 yang akan segera dilaksanakan. Hak kita harus dipergunakan dengan baik. Pilihlah calon pemimpin yang terbaik menurut pemikiran masing2, atau majulah untuk menjadi pemimpin jika memang punya nyali dan jiwa yang besar. Jangan takut dan ragu untuk menyampaikan pandangan dan idealisme politik masing2, perbedaan adalah hal wajar yang positif. Demokrasi negara ini harus terus dijaga dan didukung agar nantinya menjadi demokrasi terbaik.

COKELAT tak akan henti untuk menyuarakan semangat nasionalisme. Akan selalu menyumbangkan karya2 terbaru dan terbaik kami untuk Indonesia. Kami sadar sebagai orang Indonesia harus terus melakukan sesuatu. Bukan sekedar bersikap skeptis dengan selalu mengkritik atau memprotes tanpa melakukan sesuatu yang baik. Bangsa Indonesia butuh dukungan positif dari rakyatnya..kalo kita tidak peduli, siapa lagi? Dan COKELAT akan terus menyemburkan virus2 positif agar semangat nasionalisme bangsa Indonesia selalu tinggi. Semoga dengan lagu “5 Menit Untuk 5 Tahun” ini, semua orang Indonesia semakin tertantang untuk MEMILIH..

Love, Peace and Rock n’Roll

Edwin






Berikut ini adalah lirik lagu "5 Menit Untuk 5 Tahun" karya Cokelat :
...
Ayo semua kita memilih,

Yang terbaik untuk negri ini

5 menit kita memilih,

5 tahun kan kita jalani

Jangan hanya menjadi putih.

Suara kita sangat berarti

Memilihlah untuk Indonesia

(pilih yang terbaik)
...
Catatan :
Jika Anda ingin download Single "5 Menit untuk 5 Tahun" dalam format MP3, silahkan kunjungi halaman


0

Ikrar Damai Awali Hari Pertama Kampanye

- Ikrar kampanye damai dan tertib akan mengawali hari pertama pelaksanaan kampanye rapat umum. Ikrar ini akan dilangsungkan pada 16 Maret 2009 di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran dan diikuti seluruh perwakilan peserta Pemilu 2009.
Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
Anggota KPU yang membidangi divisi kampanye Sri Nuryanti mengatakan, ikrar melaksanakan kampanye secara damai dan tertib ini menjadi “kick off” atau pembuka pelaksanaan kampanye rapat umum.

“Akan ada ikrar bersama dan orasi singkat masing-masing parpol. Acara ini merupakan pencanangan pelaksanaan kampanye rapat umum dengan damai dan tertib,” ujar Sri di Media Center KPU, Jakarta (13/3).

Ikrar kampanye damai ini akan dihadiri para ketua umum partai politik. Masing-masing partai diperbolehkan membawa maksimal 50 orang kader dan simpatisannya.

Pada kesempatan yang sama, Sri Nuryanti juga mengumumkan jadwal cuti para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang akan melaksanakan kampanye Pemilu 2009.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara Hatta Radjasa, sebanyak 10 orang menteri mengajukan cuti untuk ikut berkampanye, yaitu: Meutia Hatta (PKPI), Suryadharma Ali (PPP), Freddy Numberi (Partai Demokrat), Adhyaksa Dault (PKS), Lukman Edy (PKB), Andi Mattalatta (Partai Golkar), MS. Kaban (PBB), Fahmi Idris (Partai Golkar), Taufik Effendi (Partai Demokrat), dan Jero Wajik (Partai Demokrat). Selain jadwal cuti dan lokasi kampanye para menteri, KPU juga telah menerima jadwal dan lokasi kampanye presiden dan wakil presiden.

Sesuai jadwal, kampanye rapat umum akan berlangsung dari 16 Maret – 5 April 2009. Dengan ikrar bersama kampanye damai dan tertib, KPU meminta partai politik dapat memberi pemahaman kepada semua konstituennya untuk melaksanakan kampanye sesuai dengan undang-undang dan peraturan KPU.

KPU juga menghimbau para pejabat negara yang ikut berkampanye agar mematuhi tata cara bagi pejabat negara dalam melaksanakan kampanye seperti yang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah No.14/2009.

Mengenai pengawasan pelaksanaan kampanye, Sri mengharapkan bantuan masyarakat dan media massa untuk ikut bersama-sama mengawasai pelaksanaan kampanye. “KPU mengharapkan media massa dan masyarakat juga ikut mengawasi pelaksanaan kampanye,” ujar Sri.


0

Contoh Surat Suara Pemilu 2009

- Pemilu Indonesia 2009 akan berlangsung kurang dari sebulan. Salah satu hal yang perlu anda ketahui dari pelaksanaan Pemilu Indonesia 2009 adalah mengenai kertas suara Pemilu Indonesia 2009.
Surat Suara Pemilu 2009
Sudah familiarkah anda dengan kertas suara Pemilu Indonesia 2009 ?? Jika belum sepertinya tulisan singkat saya kali ini akan sedikit berguna untuk menambah wawasan anda mengenai Pemilu Indonesia 2009.


Beberapa fakta-fakta mengenai Surat Suara Pemilu Indonesia 2009 :
  1. Kertas suara Pemilu Indonesia 2009 memakai jenis HVS 80 gram.
  2. Ukuran kertas suara untuk Pemilu Legislatif 2009 selebar 84 x 63 sentimeter. Ukuran ini adalah terbesar dalam sejarah pemilu di Indonesia.
  3. Kertas suara untuk Pemilu Indonesia 2009 ini tidak memakai security paper atau security printing.
  4. Kertas suara untuk Pemilu Indonesia 2009 jika difotokopi akan bernilai seharga Rp 14.000 per lembarnya.
  5. Para pekerja untuk penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu Indonesia 2009 akan menerima bayaran berkisar Rp 70.
  6. Para pekerja untuk penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu Indonesia 2009 dalam sehari dapat memperoleh honor sebesar Rp 30 ribu per hari. Upah itu untuk bekerja dari pukul 7.30 hingga pukul 15.00 WIB.

Gambar Contoh surat suara Pemilu Indonesia 2009 :

Contoh Surat Suara DPRD Provinsi Pemilu 2009Contoh : Surat Suara DPRD Provinsi Pemilu 2009


Contoh Surat Suara DPR Pemilu 2009Contoh Surat Suara DPR Pemilu 2009Contoh Surat Suara DPR Pemilu 2009
Contoh : Surat Suara DPR Pemilu 2009

Contoh Surat Suara DPD Pemilu 2009Contoh : Surat Suara DPD Pemilu 2009


Catatan :
Kecuali di Nanggroe Aceh Darusalam, nomor urut partai peserta pemilu 2009 yang tertera di kertas suara akan ‘lompat’ dari partai bernomor 34 ke partai bernomor 41 di seluruh daerah pemilihan. Karena partai nomor urut 35 sampai 40 adalah partai lokal Aceh.


Contoh Stiker Warna Penanda surat suara Pemilu Indonesia 2009 :

Stiker Warna Penanda Surat Suara DPRD Kabupaten Pemilu 2009Contoh : Surat Stiker Warna Penanda surat suara DPRD Kabupaten Pemilu 2009

Stiker Warna Penanda Surat Suara DPRD Provinsi Pemilu 2009Contoh : Stiker Warna Penanda surat suara DPRD Provinsi Pemilu 2009

Stiker Warna Penanda Surat Suara DPR Pemilu 2009Contoh : Stiker Warna Penanda surat suara DPR Pemilu 2009


Poster KPU mengenai Pemilu Indonesia 2009 :

Poster Pemberian tanda pada pemilu 2009Poster Pemberian tanda pada pemilu 2009 - 2Poster Pemberian tanda pada pemilu 2009 - 4



Foto Suasana Di Percetakan Surat Suara Pemilu Indonesia 2009 :


Percetakan Surat Suara Pemilu 2009Percetakan Surat Suara Pemilu 2009 - 2Percetakan Surat Suara Pemilu 2009 - 3Percetakan Surat Suara Pemilu 2009 - 4Percetakan Surat Suara Pemilu 2009 - 5Percetakan Surat Suara Pemilu 2009 - 6


Foto Suasana Di Pelipatan dan penyortiran Surat Suara Pemilu Indonesia 2009 :

Pekerja Sedang Melipat Surat Suara Pemilu 2009 - 2Pekerja Sedang Melipat Surat Suara Pemilu 2009 - 3 Pekerja Sedang Melipat Surat Suara Pemilu 2009 - 4Pekerja Sedang Melipat Surat Suara Pemilu 2009 - 1

0

Informasi, Fakta dan Sejarah Seputar Pemilu Indonesia

- Mau tau kejadian fakta-fakta dan informasi seputar Pemilu 2009 ?? Silahkan lihat daftar berikut ini untuk menambah wawasan anda.
Logo KPU - Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
  1. Pemilu 2009 adalah pemilu yang kesepuluh kalinya dengan urutan tahun 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, dan 2004.

  2. PNI menjadi partai pertama yang memenangi pemilu sementara Golkar mengukir rekor tujuh kali menang.

  3. Pemilu 2009 adalah pemilu dengan jumlah peserta terbanyak yakni 44 partai.

  4. Pemilu diselenggarakan dengan jarak lima tahun sekali, kecuali pemilu 1955, 1971-1977 dan pemilu 1997-1999. Pada masa orde lama pemilu hanya dilakukan sekali tahun 1955 karena setelah itu Presiden Soekarno diberi mandat sebagai presiden seumur hidup. Pemilu 1977 dilakukan enam tahun kemudian setelah pemilu 1971 karena masalah persiapan. Kemudian pemilu 1999 dilakukan dua tahun setelah pemilu 1997 karena disulut kerusuhan Mei 2008.

  5. Sejak pemilu 2004, mulai dilakukan pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) atau senator yang kuotanya empat senator setiap provinsi. Calon senator maju sebagai calon perseorangan.

  6. Pemilu 2004 merupakan pemilu pertama dimana rakyat memilih langsung presiden dan wakil presiden. Yang terpilih adalah Susilo Bambang Yudhoyono dan Muhammad

  7. Jusuf Kalla. Sebelumnya-sebelumya pemilihan dilakukan melalui Sidang Umum MPR.

  8. Pada tahun 1973, empat dari lima partai kecuali Golkar, melebur menjadi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

  9. Pemilu 2009 menjadi pemilu pertama yang menggunakan metode centang/contreng bukan mencoblos saat memberikan suara di kertas suara.

  10. Kecuali di Nanggroe Aceh Darusalam, nomor urut partai peserta pemilu 2009 yang tertera di kertas suara akan ‘lompat’ dari partai bernomor 34 ke partai bernomor 41 di seluruh daerah pemilihan. Karena partai nomor urut 35 sampai 40 adalah partai lokal Aceh.

  11. Pemilu 2009 adalah pemilu pertama yang menyertakan enam partai lokal Aceh.

  12. Pemilu presiden berlangsung dua kali putaran setelah pemilu legislatif.

  13. Pemilih luar negeri hanya akan memilih calon anggota DPR dan presiden/wapres.

  14. Syarat pencalonan presiden dan wakil presiden pada pemilu 2009 adalah dicalonkan oleh partai politik yang memperoleh 20% kursi di DPR dan mendapat 25% suara sah nasional.

1

Tahapan Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

- Jika Anda adalah seorang simpatisan ataupun aktivis suatu partai (parpol) tertentu tentunya Anda sangat membutuhkan tahapan . Berdasarkan Keputusan KPU No. 9 Tahun 2008, tahapan terbagi menajadi 5 tahapan, yakni :

Logo Pemilu Indonesia 2009 - Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
  1. TAHAP PENDAFTARAN PEMILIH
    • Penyerahan Data Kependudukan 5 April 2008
    • Pemuktahiran Data Pemilih 6 April – 6 Juli 2008
    • Penyusunan dan Pengesahan DPS 7 Juli 7 Agustus 2008
    • Pengumuman DPS 8 -14 Agustus 2008
    • Penyusunan dan Penetapan DPT 11 – 30 September 2008


  2. TAHAP PENCALONAN
    PARTAI POLITIK
    • Pengumuman Pendaftaran Peserta Pemilu 5 – 6 April 2008
    • Pendaftran Parpol Peserta Pemilu 7 April – 12 Mei 2008
    • Penelitian Administrasi dan Pengumuman 10 April – 30 Mei 2008
    • Verifikasi Faktual 3 Juni – 2 Juli 2008
    • Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2009 29 Juni – 3 Juli 2008
    • Pengumuman Parpol Peserta Pemilu 2009 5 Juli 2008


    DPR/DPRD
    • Pengambilan Formulir Calon Anggota DPR, DPRD 5 – 9 Agustus 2008
    • Pengajuan Bakal Calon oleh Parpol 10 – 15 Agustus 2008
    • Verifikasi kelengkapan Administratif 11 Agustus -3 Sept 2008
    • Penyampaian hasil verifikasi kepada Parpol 12 Agustus – 5 Sept 2008
    • Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008
    • Pengumuman DCT anggota DPR/DPRD 27 Oktober 2008


    DPD
    • Pendaftaran Calon Anggota DPD 27 Juni - 10 Juli 2008
    • Penelitian Administratif 2 – 15 Juli 2008
    • Verifikasi Faktual 18 Juli – 18 Agustus 2008
    • Penyusunan dan Penetapan Daftar Calon Tetap 9 -26 Oktober 2008
    • Pengumuman DCT anggota DPD 27 Oktober 2008


  3. TAHAP KAMPANYE
    • Persiapan Kampanye 2 Januari 2008 – 28 Feb 2009
    • Pelaksanaan Kampanye 12 Juli 2008 - 5 April 2009

    1. Penyerahan Tim Pelaksana Kampanye (Pemilu anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota) serta anggota DPD kepada KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten:

      1. Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas, tatap muka, media massa cetak atau elektronik, penyebaran bahan kampanye kepada umum. 10-12 Juli 2008
      2. Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. 1-10 Maret 2009

    2. Pelaksanaan kampanye melalui pertemuan terbatas, tatap muka, media massa cetak atau elektronik, penyebaran bahan kampanye kepada umum. 13 Juli 2008-5 April 2009
    3. Pelaksanaan kampanye melalui rapat umum. 16 Maret-5 April 2009
      Masa Tenang 6 – 8 April 2009


  4. TAHAP PEMUNGUTAN DAN PENGHITUNGAN SUARA

    1. Persiapan menjelang Pemungutan Suara:
      • Simulasi penyampaian hasil perhitungan suara dengan menggunakan sistem informasi/elekttronik. 15-21 Januari 2009
      • Pengadaan dan distribusi surat suara. 1 Nov 2008-29 Maret 2009
      • Proses pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab./Kota. 11 Okt-10 Des 2008
      • Pengadaan DCT Anggota DPR dan DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab./Kota. 1 Jan-18 Maret 2009
      • Distribusi DPT dan Daftar Pemilih Tambahan. 19 Maret-8 April 2009
      • Distribusi DPT Luar Negeri dan Daftar Pemilih Tambahan Luar Negeri untuk TPSLN oleh PPLN. 19 Maret-8 April 2009
      • Distribusi DCT Anggota DPR dan DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kab./Kota. 19 Maret-8 Maret 2009
      • Monitoring persiapan pemungutan suara di Daerah. 14 Maret-4 April 2009
      • Pengumuman dan pemberitahuan tempat & waktu pemungutan suara kepada pemilih & saksi oleh KPPS/KPPSLN. 31 Maret-7 April 2009
      • Penyiapan TPS/TPSLN. 8 April 2009
      • Pidato Ketua KPU menjelang pemungutan suara. 8 April 2009


      • Pemungutan Suara 9 April 2009
      • PPS mengumumkan salinan hasil dari TPS 10 – 11 April 2009
      • Rekapitulasi di PPK 11 – 15 April 2009
      • Rekapitulasi di KPU Kab./Kota 15 – 19 April 2009
      • Rekapitulasi di KPU Provinsi 11 – 15 April 2009
      • Rekapitulasi di KPU Pusat 26 April – 9 Mei 2009

  5. TAHAP PENETAPAN HASIL
    1. Penetapan Hasil Pemilu
      1. KPU Kabupaten/Kota Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. 19 April 2009
      2. KPU Provinsi Menetapkan hasil pemilu anggota DPRD Provinsi. 24 April 2009
      3. KPU Menetapkan hasil pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota secara nasional. 9 Mei 2009
      4. Peserta Pemilu dapat mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil perhitungan perolehan suara oleh KPU kepada MK paling lama 3x24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilu secara nasional oleh KPU. 10-12 Mei 2009

    2. Penetapan Perolehan kursi dan Calon terpilih

      1. DPRD Kabupaten/Kota. 15-17 Mei 2009
      2. DPRD Provinsi. 17-18 Mei 2009
      3. Anggota DPR dan DPD. 21-24 Mei 2009

    3. Penetapan dan pengumuman calon terpilih
      1. Anggota DPRD Kabupaten/Kota 17 – 18 Mei 2008
      2. Anggota DPRD Provinsi 17-18 Mei 2008
      3. Anggota DPR dan DPD 19-20 Mei

    4. Peresmian keanggotaan

      1. DPRD Kab./Kota. Juni 2009
      2. DPRD Provinsi. Juli-Agustus 2009
      3. DPR dan DPD. September 2009

    5. Pengucapan sumpah/janji Juli – 1 Oktober 2009
      1. DPRD Kab./Kota. Juli 2009
      2. DPRD Provinsi. Agustus 2009
      3. DPR dan DPD. 1 Oktober 2009




3

Kaskus Mendukung Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009

- Untuk menyambut dan menyemarakkan kaskus.us sebagai situs forum komunitas maya terbesar Indonesia melakukan gebrakan baru. Hal ini dilakukan dengan menyediakan suatu sub-forum khusus untuk membahas ke-44 partai peserta . Jadi bisa anda bayangkan akan ada 44 sub-forum baru berisi 44 partai peserta di kaskus.

Kaskus.us - Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
Apa yang dilakukan oleh situs dengan peringkat 7 situs yang paling banyak dikunjungi di Indonesia ini sebenarnya bukanlah hal baru, mengingat beberapa media online seperti detik dan kompas juga sudah melakukan hal sejenis yakni dengan membuat halaman tersendiri yang membahas . Namun mengingat bahwa kaskus adalah forum dengan anggota mencapai 812,406 dimana sebagian besarnya adalah anak muda tentu ini menjadi nilai tambah tersendiri.

Hal unik lain yang membedakan kaskus dengan situs semacam detik, kompas dan situs berita lainnya adalah berita yang datang dari kaskus adalah berita yang berasal dari anggotanya sendiri. Jadi anda bisa mempublish berita mengenai , atau istilah kaskusnya membuat thread, yang anda sukai.

Jadi jika anda simpatisan atau aktivis partai tertentu tentunya momen seperti ini sepertinya sayang untuk dilewatkan. Mengingat sudah semakin dekat sepertinya tidak ada salahnya anda memanfaatkan fasilitas ini. Terlebih lagi fitur kaskus dapat digunakan tanpa dipungut biaya sepeserpun alias GRATIS.

Yang perlu anda lakukan hanyalah mendaftar menjadi member kaskus dan selanjutnya anda dapat membuat berita anda sendiri. Tapi ingat jangan merusak dengan membuat berita bohong atau fitnah, karena momod (moderator) kaskus pasti akan menghapus berita anda atau bahkan mem-banned anda.

Semua hal ini dapat anda lakukan hanya dalam beberapa langkah sederhana :
  1. "Sign up" untuk menjadi member kaskus (Bagi anda yang belum terdaftar menjadi anggota)
  2. Pilih Partai politik favorit anda pada halaman http://www.kaskus.us/t_pemilu.php
  3. Klik tombol "New thread"
  4. Klik tombol "Submit new thread"
  5. Selesai
Tampilan halaman kaskus :
web kaskus kampanye damai pemilu indonesia 2009
Berikut ini pernyataan resmi dari pihak kaskus mengenai :
Kaskus sebagai komunitas Indonesia terbesar turut mendukung suksesnya PEMILU 2009. Hanya di Forum PEMILU kaskus kamu bisa dapetin informasi mengenai partai peserta PEMILU legislatif 2009 sekaligus berdialog dengan wakil dari partai-partai politik. Kasih masukan membangun dan sampaikan keinginan kamu untuk Indonesia yang lebih baik. Inget, your voice is your power! Tentukan PILIHanmu. Klik Gambar Partai di bawah untuk informasi dan diskusi mengenai Partai tersebut.
www.kaskus.us
Alamat halaman kaskus :
http://www.kaskus.us/t_pemilu.php

Salut untuk kaskus dan Andrew Darwis selaku mimin (administrator) kaskus dengan terobosan barunya ini. Ini adalah bukti kongkrit Kaskus sebagai ikon generasi muda yang ikut membangun bangsa dan negara.


2

Ahmad Dhani Menuju Kursi Wakil Presiden RI

- Setelah , sekarang ujung tombak band Dewa, Ahmad Dhani ikut-ikutan diusung menjadi RI 2 pada . PKB adalah partai yang coba mengusung Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani - Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
Sekertaris Fraksi PKB, Marwan Jafar mengungkapkan, PKB serius dalam mengusung Ahmad Dhani dari Dewa. "Ini serius, bukan 'guyonan', kalau tidak serius saya tidak berani ngomong,"tegas Marwan di Gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (27/2).
Marwan menyatakan, penetapan Dhani sebagai cawapres bukanlah hal yang tiba-tiba, pada rapimnas PKB November tahun lalu nama Dhani dan Deddi Mizwar sudah keluar sebagai cawapres. "Saya sudah sering diskusi (dengan Ahmad Dhani,red), bahkan dia sempat berkata secara 'guyonan', saya ada potongan (seperti wapres), jadi pantas," ungkap Marwan.
Pertimbangan memilih Dhani juga sempat ditanyakan. Marwan mengatakan, pemilihan ini bukan hanya untuk mencari popularitas. Namun, ada pertimbangan-pertimbangan khusus dalam pemilihan ini. Salah satu pertimbangannya, Ahmad Dhani sangat terkenal dan memiliki face favorit dan band yang diasuhnya dinilai memiliki peringkat tertinggi di Indonesia.
"Wacana mainstreamnya, Ahmad Dhani mempunyai keberanian untuk mendobrak. Ahmad masih muda makanya diberi kepercayaan untuk belajar berpolitik,"ujarnya.
Namun, pencalonan Ahmad Dhani sebagai RI 2 pada Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009 - hanya dilakukan kalau PKB memperoleh 20 persen suara. Kalau tidak mencapai angka tersebut PKB tidak akan memajukan capres sendiri. "Kalau tidak sampai 20 persen kita tahu diri lah, kita tidak akan memaksakan capres, tapi cawapres saja, "jawab Marwan enteng.

Selain memajukan nama Ahmad Dhani, pada rapimnas yang lalu PKB telah memajukan beberapa nama calon pasangan untuk capres dan cawapres. Yaitu, SBY-Muhaimin, JK- Muhaimin, Sultan-Muhaimin, Muhaimin-Dhani dan Muhaimin-Deddi Mizwar.
"Formula pasangan itu jangan sampai salah, dengan pak SBY, JK dan Sultan itu Muhaimin sebagai cawapres, sedangkan bila mencapai 20 persen, Muhaimin sebagai capres," pungkasnya.
Mengenai isu pencalonan dirinya Ahmad Dhani menanggapinya dengan suka cita. Berikut ini pernyataannya :
"Yang pasti buat saya menerima dengan sukacita, karena masih ada orang yang mempercayai dan menganggap saya penting,"
Namun jika anda yang berharap Ahmad Dhani mau maju menjadi calon wakil presiden siap-siap untuk kecewa. Karena Ahmad Dhani sudah menyatakan kalau dia tidak berminat untuk menjadi RI 2. Berikut ini statemen Ahmad Dhani :
"Jadi wakil presiden itu menyakitkan dan capek. Jadi saya tidak terbersit untuk menjadi wapres atau pun presiden,"
"Saya salut dengan orang-orang yang menduduki posisi itu. Tapi saya tidak tertarik untuk menjadi kedua-duanya,"

"Saya senang berarti orang-orang masih perhatian sama saya. Tapi saya masih senang mengurus anak-anak, masa wakil presiden masih sibuk ngurus anak,"

Profil Ahmad Dhani :
* Nama lahir : Dhani Ahmad Prasetyo
* Lahir : 26 Mei 1972 (umur 36) Surabaya, Indonesia
* Nama lain : Dhani Manaf
* Pekerjaan : Musisi
* Tahun Aktif : 1992 - sekarang
* Pasangan : Maia Ahmad (bercerai)
* Anak : Ahmad Al Gazali, El Jalaluddin Rumi, dan Ahmad Abdul Qodir Jaelani
* Orang tua : Eddy Abdul Manaf
* Situs Web : http://ahmaddhani.seleb.tv/